Tata Cara Sholat Dhuha Paling Lengkap

Baca Juga

tata cara sholat dhuha paling lengkap

Tata Cara Sholat Dhuha - Sholat dhuha adalah sholat sunah yang dikerjakan di waktu dhuha. Sholat sunah ini sangat dianjurkan untuk dilaksankan setiap hari. Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari sudah mulai terbit setinggi tombak dan sampai matahari tergelincir kearah barat. Sholat dhuha dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Jadi sholat dhuha dilakukan dengan cara 2 rakaat salam hingga maksimal 12 rakaat. Dalam sholat dhuha juga terdapat doa khusus yang biasa dibacakan sholat dhuha. Doa dhuha ini lebih tertuju pada permohonan diberikan rezeki dari mana saja.  Waktu sholat dhuha sangatlah berguna. Jangan sampai disia-siakan waktu dhuha ini. 

Jika kita melakukan sholat dhuha, ada beberapa keuntungan yang didapatkan. Ketika kita  melaksanakan sholat dhuha secara rutin. Hingga Al Quran pun mengabadikan waktu dhuha dalam sebuah surah. Yaitu surah Adh-Dhuha, yang artinya adalah di waktu matahari sepenggalan naik. Karena pada waktu dhuha ini Rasululloh sangat menganjurkan untuk memanfaatkan waktunya dengan dzikir. Selain itu juga dengan mengawali kegiatan dengan sholat dhuha adalah perilaku yang baik. Dalam sholat dhuha kita bisa memohon rezeki dari Allah. Karena sejatinya hanya Allah lah yang memberi kita rezeki. Jadi dalam waktu dhuha kita bisa memanfaatkannya sebaik mungkin untuk memohon pada Allah.

Lalu bagaiamana tata cara melaksanakan sholat dhuha. Apakah sama seperti sholat sunah lainnya? Atau berbeda? Bagaimana doa sholat dhuha yang sangat baik untuk memohon rezeki. Dalam melaksanakan sholat dhuha ada beberapa tata cara yang bisa anda laksanakan. 

Berikut ini tata cara sholat dhuha :

1. Niat
Niat adalah hal yang pertama ketika kita akan melakukan sesuatu apapun. Tidak hanya sholat, semua kegiatan kita tergantung pada niat. Jika niat kita rusak, rusak sudah semua amalan yang kita laksanakan. Dalam berniat untuk melaksanakan sholat dhuha haruslah semata-mata karena Allah Ta’ala. Sehingga tidak ada unsur selain itu. Jika kita berniat sholat dhuha agar bisa terlihat oleh orang lain, atau karena sesuatu selain Allah, maka niatnya sudah tidak benar. Sholat kita akan percuma. Kemudian dalam bagian pelafadzan niat, ada beberapa ulama yang melafadzkan niat dengan lisan. Ada juga yang berpendapat tidak harus melafadzkan niat dengan lisan. Untuk pendapat kedua ini, niat hanya dilakukan dalam hati. Karena hanya Allah dan diri sendiri yang tau niat kita sebenarnya. Tapi untuk dilafazkan juga tidak apa. Bisa untuk membantu niat dalam hati agar semakin mantap bahwa berniat hanya karena Allah. 

Niat sholat dhuha yang dilafazkan yaitu :

tata cara sholat dhuha paling lengkap

Anda boleh memilih antara melafalkan atau tidak melafalkan niat. Yang penting dalam hati kita niat kita hanya karena Allah Ta’ala.

2. Takbiratul Ikhrom
Dalam semua sholat pastilah wajib melakukan takbiaratul ikhrom. Baik itu sholat wajib ataupun sholat sunah. Cara untuk melakukan takbiaratul Ikhrom yaitu dengan mengangkat kedua tangan keatas. Hingga ke dekat pundak atau sejajar dengan telinga. Beri jarak antara dua tangan (jangan terlalu berdekatan).  Angkat hingga ruas-ruas tulang tertarik. Dan seraya mengucapakan takbir “Allahu Akbar”. Ketiak sholat pandangan diusahakan melihat arah sujud kita. Ini dapat membantu agar tetap khusu’. Lalu tangan disedekapkan di dada atau lebih sempurnanya dibagian ulu hati. Tangan kiri berada dibawah tangan kanan. Dan tangan kanan menggenggam pergelangan tangan kiri.

3. Membaca Iftitah
Setelah takbiartul ikhrom, lalu dilanjutkan dengan membaca doa iftitah. Dalam beberapa hadits banyak yang menyebutkan tentang bacaan dia iftitah. Disini diterangkan dua jenis doa iftitah yang biasa dibacakan ketika sholat wajib maupun sunah. 
Doa Ifitah yang pertama :
tata cara sholat dhuha paling lengkap

Doa ifititah kedua :
tata cara sholat dhuha paling lengkap



4. Membaca Al Fatihah
Surah al Fattihah adalah surah pertama dalam Al Quran. Surah ini wajib dibacakan ketika sholat wajib maupun sunah. Ketika kita membaca surah Al atihah, pastikan bacaan kita jelas dan benar. Benar dalam artian hukum bacaan dan makhrojul hurufnya agar tidak menimbulkan artian lain dari surah tersebut. Karena dalam bahasa Arab, beda satu panjang harokat saja bisa sudah beda artinya. Apalagi jika beda dalam pelafazan setiap hurufnya. Untuk itu kita harus selalu mengoreksi bacaan kita setip hari. 
Bacaan Surah Al Fatihah :
tata cara sholat dhuha paling lengkap

5. Membaca Surah pendek atau ayat – ayat lain.
Pada saat sholat wajib ataupun sunah, dalam 2 rakaat pertama pasti membaca suratan pendek atau ayat – ayat lain. Membaca surah pendek dalam sholat itu hukumnya sunnah. Kita bisa membaca surah pendek sesuai dengan kemampuan dan keinginan kita.  Dalam membaca surah – surah diusahakan bacaan tetap benar sama seperti al fatihah. Tetap membaca dengan benar tajwidnya. Agar tidak menimbulkan arti kata yang salah.

6. Ruku’
Setelah membaca surah – surah pendek kemudian dilanjutkan dengan ruku’. Pertama pada saat awal posisi badan berdiri. Tangan diangkat seperti saat takbiratul ikhrom. Tangan diangkat setinggi pundak, dan mengatakan takbir. Kemudian badan dibungkukan, kedua tangan menggenggam kedua lutut. Posisi punggung dan kepala rata. Dan pandangan tetap melihat kearah sujud. Pada saat badan membungkuk, seraya membaca doa i’tidal yaitu :
tata cara sholat dhuha paling lengkap

Pada saat ruku’ kita harus tuma’ninah. Tuma’ninah adalah tenang atau diam tidak bergerak. Jadi ketika ruku’ jangan terlalu buru-buru untuk bangkit. Agar ruku’ kita tetap tuma’ninah.

7. I’tidal
Setelah kita tuma’ninah dalam ruku’ maka selanjutnya bangkit. Dengan mengangkat tangan seperti takbiratul Ikhrom dan sambil membaca "Sami'Allahuliman hamidah". Dalam i’tidal kita membaca doa yaitu :
tata cara sholat dhuha paling lengkap

Pada saat i’tidal pandangan mata tetap mengarah arah sujud. Usahakan ketika sholat tetap menjaga kekhusyu’kan. Memang sulit untuk sholat yang khusyu’. Akan tetapi jika kita mau berusaha, pasti Allah SWT akan membantu. 

8. Sujud
Sujud adalah posisi spesial ketika sholat. Pada saat sujud, kita berada di titik terdekat dengan Allah SWT. Pertama ketika masih i’tidal, kita melakukan takbir dengan mengangkat kedua tangan. seperti pada saat takbiratul Ikhram. Kemudian badan membungkuk hingga kepala menyentuh tanah atau sajadah. Dahi dan hidung harus dipastikan menempel dengan tanah atau sajadah. Kemudaian kedua tangan ditekuk serta telapak tangan juga menyentuh tanah. Renggangkan kedua tangan. Begitu pula dengan lutut. Lutut ditekuk menempel sajadah danlu jari-jari kaki juga ditekuk, menghadap belakang.
Ketika sujud membaca doa : 
tata cara sholat dhuha paling lengkap

Ketika sujud pastika kita juga tuma’ninah, karena diposisi sujud kita berada di posisi terdekat dengan Allah. Untuk itu, karena ketika sholat kita sedang bertemu Allah. Jangan pernah mempermainkan sholat. 

9. Iftirasy (Duduk diantara dua sujud)
Duduk iftirasy atau duduk diantara dua sujud dilakukan setelah sujud pertama. Setelah sujud kemudian bangkit dan takbir. Kemudian duduk diantara dua sujud. Posisi duduknya yaitu kaki kiri ditekuk kebelakang, kaki kiri dpakai untuk tumpuan duduk. Sedangkan kaki kanan ditekuk juga kebelakang. Akan tetapi jari-jari kaki menekuk seperti saat sujud. Dan pandangan mata tetap menghadap arah sujud.  Ketika duduk diantara dua sujud, membaca :
tata cara sholat dhuha paling lengkap

10. Sujud ke dua
Sujud ini dilakukan sama seperti sujud yang pertama tadi. Dilakukan dengan tuma’ninah.

11. Rakaat kedua
Setelah sujud kedua, kemudian takbir dengan mengangkat tangan dan bangkit untuk berdiri. Kemudian membaca Surah al Fatihah, membaca Surah pendek, kemudian ruku’ dengan tuma’ninah, i’tidal kembali, sujud dengan tuma’ninah, bangun dan duduk iftirasy dan sujud kembali. Bacaan yang dibaca tetap sama dan gerakannya juga sama. 

12. Tasyahud Akhir
Setelah sujud terakhir di rakaat kedua, kemudian bangun dan duduk tasyahud akhir. Pada saat tasyahud akhir gerakan hampir sama seperti duduk Iftirasy. Kaki kiri ditekuk kebelakang. Akan tetapi kaki kiri pada saat ini tidak untuk tumpuan duduk. Kaki kiri dimasukan kedalam dan duduk langsung di sajadah. Kaki kanan tetap sama, yaitu ditekuk kebelakang dan jempol kaki juga ditekuk kedalam. 
Pada saat tasyahud akhir jari telunjuk mengacung kearah kiblat. Pada saat ini, kita membaca :
tata cara sholat dhuha paling lengkap

13. Salam
Setelah selesai melakukan tasyahud akhir, dilanjutkan dengan salam. Ini adalah bagian terakhir dari bagian sholat dhuha. Pada saat salam, kepala menengok ke kanan seraya mengatakan salam “Assalaamu’alaikum warahmatulloh wabrakatuh”. Dan kemudian menengok lagi ke kiri. Juga mengatakan salam. 

Nah, dengan melakukan langkah tersebut kita bisa melakukan sholat dhuha dengan benar. Selain tata cara sholat dhuha. Doa sholat dhuha untuk memohon rezeki dari Allah SWT. Sebenarnya doa sholat dhuha tidak harus ini. Kita bisa memohon kepada Allah apapun yang kita inginkan. Akan tetapi Allah tidak berjanji akan langsung mengabulkan doa kita. Karena ada tiga kemungkinan Allah mengabukan doa kita. Allah akan mengabulkan doa kita langsung atau bisa juga dimasa depan kita atau juga bisa diganti dengan yang lebih baik. Karena Allah yang tau mana yang baik dan buruk untuk kita. Mungkin terkadang kita terlalu memaksa. Sehingga jatuhnya jadi suudzon kepada Allah SWT, na’udzubillah. Salah satu doa yang sering diucapkan ketika selesai sholat dhuha adalah sebagai berikut : 
tata cara sholat dhuha paling lengkap

Selain harus berdoa kita juga diwajibkan untuk berikhtiar atau berusaha. Doa tanpa usaha itu sangat sia – sia. Allah sangat membenci orang yang tidak mau berusaha. Pada masa Rosululloh SAW, ada sebuah kelompok orang yang berdoa. Ketika dimalam hari ia berdoa dan berdzikir. Dan Umar bin Khatab RA mendengar kabar tersebut. Lalu pagi harinya Umar menghampiri sekelompok orang tersebut dan mendapatinya masih terus berdoa kepada Allah. Lalu Umar bertanya “Apa yang sedang kalian lakukan?” Sekolompok orang terebut menjawab “Kami sedang meminta kepada Allah wahai Umar”. Lalu Umar mengambil pedangnnya seraya berkata.  “Bangkitlah, bukan seperti itu cara memohon kepada Allah. Pergilah kepasar dan bekerjalah. Kamu tidak bisa jika hanya berdoa dan tidak melakukan usaha sediktpun”. Umar yang terkenal dengan kegarangannya sangat marah ketika melihat seseorang yang tidak mau berusaha. Jadi kita harus selalu berusaha dan berdoa. Kedua duanya harus saling mengiringi agar dapat mendaptakan keinginan kita. 

Ketika kita melakukan sholat dhuha, ada beberapa keutamaan yang didapatkan ketika menjalankan sholat dhuha ini. sangat beruntung jika kita selalu menjalankan sholat dhuha. Karena keutamaannya sangat-sangat menguntungkan bagi kita. Selain waktu yang tepat untuk memohon kelancaran rezeki. Ada beberapa hadits yang menerangkan tentang keutamaan sholat dhuha. Seperti : Menebus kewajiban sedekah untuk setiap persendian, Digambarkan sebagai orang yang mendapatkan rampasan perang, termasuk dalam golongan Awwabin, dibuatkan rumah disurga dan beberapa keutamaan lainnya.  5 93

Untuk itu, kita sebagai manusia yang tidak mempunyai apa-apa. Marilah kita selalu beribadah kepada Allah SWT. Karena tujuan kita hidup didunia ini seharusnya hanya untuk beribadah kepada Allah. Salah satunya dengan melaksanakan sunah-sunah yang sudah dicontohkan oleh Rasululloh SAW. Karena tidak ada panutan yang lebih baik dibandingkan Al Quran dan As-Sunnah. Marilah kita bersemangat untuk melaksanakan sholat dhuha setiap hari. Walaupun hanya 2 rakaat yang penting tetap istiqomah. Bahkan kalau bisa selalu rutin 12 rakaat itu lebih baik. Mari kita saling mengingatkan saudara sesama muslim kita agar selalu bertaqwa kepada Allah SWT. –Salam Dhuha-

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »