Batasan dan Waktu Sholat Dhuha yang Utama

Baca Juga

Waktu Sholat Dhuha - Sholat dhuha adalah sholat sunah yang dilaksanakan di waktu dhuha. Sholat dhuha dilaksanakan minmal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Menurut jumhur atau pendapat para ulama, hukum sholat dhuha adalah sunah mutlaq, sehingga sholat dhuha bisa dilaksankan secara rutin setiap hari. Banyak sekali keutamaan yang menjadikan sholat dhuha sangat berarti. Bahkan banyak orang – orang yang mukmin menjalankan sholat dhuha setiap hari, jika belum melaksankan sholat dhuha seperti ada yang kurang. Sholat dhuha mempunyai keutamaan yang sangat besar, banyak hadits yang menjelaskan tentang sholat dhuha. Sampai – sampai dalam al quran pun terdapat surah yang mengenai waktu dhuha. Dalam beberapa hadist shohih menjelaskan tentang keutamaan sholat dhuha, salah satunya adalah bagi orang menjalankan sholat dhuha akan dibuatkan istana di surga. Ada lagi hadits yang mengatakan bahwa barangsiapa yang menjalankan sholat dhuha akan diampuni dosanya, walaupun sebanyak buih dilautan.

batasan dan waktu sholat dhuha yang utama, 0852-2765-5050

Sholat dhuha sangatlah bermanfaat bagi kita, selain janji Allah bagi orang yang melaksanakan sholat dhuha. Diwaktu dhuha ini juga kita bisa memohon pada Allah atas semua kebutuhan kita agar dimudahkan segala urusannya. Salah satunya adalah meminta rezeki yang berkah. Seusai sholat dhuha biasanya membaca doa dhuha yang inti dalam doa itu adalah dimudahkan dalam urusan rezekinya. Dalam doa sholat dhuha yang biasa dibaca adalah doa yang memohon dimudahkan urusan rejekinya. Dibukakan pintu rezekinya dan didekatkan rezekinya dari jalan mana saja. Begitu berharganya waktu dhuha ini, jadi jangan sampai kehilangan waktu dhuha dengan sia – sia.  5

Dalam pelaksanaan sholat dhuha harus ada beberapa hal yang diperhatikan. Salah satunya adalah batasan waktu untuk sholat dhuha. Batasan waktu sholat dhuha menjadi penting karena kita tidak bisa sembarangan menjalankan sholat dhuha di berbagai waktu. Lalu batasan waktu sholat dhuha itu kapan? Dan apa tanda – tanda awal dan akhir waktu sholat dhuha?.

Batasan waktu sholat dhuha yaitu :

1. Awal waktu sholat dhuha

Seperti namanya, sholat dhuha dilaksanakan diwaktu dhuha. Awal dimulainya waktu dhuha adalah ketika matahari sudah meninggi setinggi tombak atau setinggi tujuh hasta. Setelah itu tunggu hingga 15 menit untuk memastikan sudah masuk dalam waktu dhuha atau belum. Rasululloh Solallohu ‘alaihi wassalam bersabda :


Dalam menunggu waktu dhuha anda bisa mengisi waktu tersebut untuk berdzikir atau bertadarus, sehingga anda dapat menggunakan waktu dhuha anda dengan hal yang bermanfaat.

2. Akhir waktu sholat dhuha

Sholat dhuha mempunyai batasan – batasan untuk menjalankan sholat dhuha. Pada awal sholat dhuha telah ditentukan bahwa sholat dhuha dimulai pada waktu matahari telah terbit setinggi tombak. Begitupun dengan akhir waktu sholat dhuha. Waktu akhir sholat dhuha adalah pada saat matahari sudah tergelincir ke arah barat. Atau hampir memasuki waktu dzuhur. Ada dalil yang mengatakan tentang batas akhir waktu dhuha yaitu :

Jadi batas akhir waktu dhuha adalah sebelum memasuki sholat dzuhur. Untuk menjaga – jaga agar tidak melampaui batas sholat dhuha, anda bisa mengakhirkan sholat dhuha 15 menit sebelum memasuki waktu dzuhur.

Selain awal dan akhir waktu sholat dhuha ada waktu yang terbaik untuk melaksanakan sholat dhuha. Waktu yang diutamakan untuk menjalankan sholat dhuha adalah pada saat matahari sudah mulai memanas. Imam an nawai mengatakan bahwa :

Selain itu ada sebuah hadits yang menjelaskan waktu utama untuk menjalankan sholat dhuha adalah :

grosir sajadah murah, jual sajadah grosir, 0852-2765-5050\

Walaupun itu merupakan waktu utama untuk melaksanakan sholat dhuha, anda juga boleh melaksanakan sholat di awal waktu, ataupun akhir waktu. Yang terpenting tidak mendahului atau terlambat dalam menjalankan sholat dhuha. 

Begitu indahnya islam telah memberikan keistimewaan pada sholat dhuha ini. Dari batas awal dimulainya waktu dhuha dan akhir waktu sholat dhuha telah dijelaskan oleh Rasululloh ataupun para imam lainnya. Selian itu ada beberapa waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat dhuha, mengapa waktu ini dilarang. Karena namamnya sholat dhuha pastilah harus dilaksankan pada waktu dhuha seperti di atas. 

Waktu yang tidak diperbolehkan untuk melaksanakan sholat dhuha yaitu : 

1. Ketika sehabis sholat subuh

Pada saat setelah sholat subuh, jangan langsung melaksankan sholat dhuha, karena belum masuk dalam waktu dhuha. Tunggulah matahari hingga naik setinggi tombak atau 15 – 20 menit.

2. Ketika matahari sudah berada tepat diatas kepala

Pada saat matahari matahari telah tepat diatas kepala. Jangan melakukan sholat dhuha lagi. Karena itu sudah memasuki waktu dzuhur. Jadi waktu tersebut sudah tidak boleh melaksankan sholat dhuha lagi.

3. Pada saat matahari sudah tenggelam sepenuhnya.

Pada waktu ini, sudah sangat tidak diperbolehkan untuk melaksanakan sholat dhuha karena sudah tidak memasuki waktu dhuha.

Untuk itu, mari kita beri jadwal yang pasti untuk sholat dhuha agar selalu mendapatkan waktu dhuha kita. Dan dapat menggunakan waktu dhuha kita sebaik mungkin.

Apalagi bila kita melaksanakan sholat dhuha sebanyak 12 rakaat setiap hari. Jika kita melakukan hal ini. Allah telah menjanjikan dibuatkan rumah untuk kita disurga. Pastinya sangat membahagiakan sekali kita dapat dibangunkan rumah di surga yang penuh dengan nikmat itu. Untuk itu kita harus selalu meningkatkan dan menambah rajin sholat dhuha kita. Yang tadinya belum menjalankan sholat dhuha. Mari kita mulai dengan 2 rakaat. Bagi yang telah menjalankan mari tambahkan jumlah rakaat kita. Dan karena sholat dhuha merupakan sholat sunah yang bisa dikerjakan setiap hari. Mari kita istiqomahkan dalam menjalankan sholat dhuha. Sehingga kita bisa mendapatkan pahala serta balasan dari Allah SWT. Seperti salah satu penggalan ayat yang ada di Al quran, “berlomba – lombalah dalam kebaikan”.  Mari kita senantiasa berlomba dalam kebaikan, agar selalu mendapatakan kebaikan itu pula. Karena jika kita berbuat kebaikan, maka kita akan menerima balasan kebaikan pula. Dan jika kita berbuat keburukan, maka keburukan pula lah yang akan kita dapatkan. -Salam Dhuha- 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »