+62 852-2765-5050 | Grosir Sajadah Murah Jogja

Baca Juga

+62 852-2765-5050 | Grosir Sajadah Murah Jogja

Grosir Sajadah Murah Jogja – Mengapa penyebutan Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan kata Istimewa ditengahnya? Kenapa tidak dengan kata lain, misalnya diganti dengan kata spesial? Jika anda sering membaca baik artikel sejarah maupun buku sejarah anda pasti paham mengenai penyebutan ini. 

Yogyakarta merupakan sebuah provinsi Jawa Tengah. Yogyakarta merupakan salah daerah yang sangat istimewa seperti Namanya yang ada di Indonesia, setelah Jakarta. Sebenarnya bukan tanpa alasan  daerah ini dinamai dengan Daerah Istimewa Yogyakarta masih saja menjadi salah satu daerah dengan penyebutan istimewa. 

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan Yogyakarta sampai saat ini masih berbentuk kerajaan atau kesultanan. Pimpinan daerah Yogyakarta adalah seorang Sultan bukan Gubernur. Hal ini sebenarnya masih saja berkaitan dengan amanat dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang menyatakan bahwa Negeri Ngajogjakarta Hadiningrat juga merupakan bagian dari Negara Indonesia dan merupakan Daerah Istimewa di Indonesia.

Sebenarnya alasan mengenai penyebutan Jogja dengan sebutan istimewa masuk ke dalam materi anak SD. Tapi bagi kalian yang sudah lulus SD lama tentu saja akan lupa sehingga perlu diingatkan kembali.

Alasan Pengimbuhan Kata Istimewa  Pada Daerah Yogya

1. Pimpinannya bukanlah seorang Gubernur 

Jauh sebelum Indonesia terbentuk, Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pakualam sudah lama berdiri dan beroperasi. Kebudayaan khas Kerajaan disana sangat kental. Pada saat Indonesia merdeka, Presiden Soekarno menghormati keberadaan kerajaan ini dengan mengeluarkan sebuah piagam yang berisi penerapan kekuasaan dwitunggal yang ada di Yogyakarta. 

2. Pernah jadi ibukota Indonesia

Waktu Indonesia baru saja merdeka. Belanda tidak terima jika Indonesia merdeka sehingga saat itu Belanda menyerang Jakarta. Sehingga saat keadaan genting seperti itu para pimpinan bangsa merubah Jogja sebagai ibukota Indonesia. Namun pemindahan ibukota ini hanya bersifat sementara hingga 27 Desember 1949.

3. Serangan Umum 1 Maret

Pertempuran pada tanggal 1 Maret pada tahun 1949 ini bertujuan untuk menyerang pasukan Belanda yang ada di Jogja yang konon ide ini tercetus oleh pimpinan Jogja pada saat itu yaitu Sri Sultan HB IX sendiri. Pada saat itu beliau memperbolehkan keratonnnya untuk dijadikan tempat rapat. Peran kota inipun menjadi sangat besar dengan bantuan dukungan.

Nah itu adalah penyebab utama dari mengapa kota Jogja terdapat kalimat istimewa di dalam Namanya. Jogja memang istimewa. Begitu banyak orang yang mengidam idamkan tinggal di kota ini. Memangnya apa yang unik dari Jogja? Banyak sekali yang unik dari kota yang sering disebut dengan Kota Pelajar.

Tak hanya tentang keunikan semata yang dicari oleh kebanyakan orang. Kota ini juga salah satu kota ikonik yang memiliki banyak sekali tempat tempat ikonik beberapa diantaranya adalah Malioboro, jika anda tanya kepada beberapa orang mungkin saja mereka akan merujuk Jogja jika anda menyebutkan kata Malioboro. Malioboro nyatanya adalah nama jalan yang berlokasi di sebelah selatan stasiun tugu.

Ikon yang tak kalah popular adalah Tugu Yogya. Orang ini biasanya dijadikan sebagai ajang narsis kaula muda ketika hari sudah berubah menjadi malam hari. Banyak sekali ikon ikon dari kota ini seperti taman sari, alun alun kidul dan masih banyak lagi,

Islam adalah agama yang banyak dianut di Jogja oleh mayoritas dan penduduk di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari data sensus menunjukkan bahwa 92% penduduk Jogjakarta memeluk Agama Islam atau sekitar 3.179.129 jiwa yang memeluk agama Islam. Yogyakarta merupakan base camp dan tempat berdirinya Muhammadiyah sebagai salah satu wadah organisasi Agama Islam yang besar dan paling berpengaruh di Indonesia.

Sejarah tentang masuknya Islam di Yogyakarta dimulai dari sekitar akhir abad ke 16 dengan berdirinya sebuah kesultanan baru yang disebut dengan Kesultanan Mataram Islam yang berasal dari Demak, pindah ke Pajang lalu kemudian ke Kotagede. Wilayah kekuasaan Mataram Kala itu sudah cukup luas yaitu meliputi Jawa bagian Timur dan Tengah. 

Berdirinya kesultanan Islam ini berangsur menjadi sarana berkembang nya Islam di Daerah Yogya menggantikan keyakinan mayoritas yang dianut sebelumnya yaitu Agama Hindu dan kepercayaan kepercayaan turunan nenek moyang mereka. 

Pendidikan berbasis islam di Yogja sangat banyak jumlahnya. Hal ini menyesuaikan dengan agama mayoritas masyarkat, selain memiliki perguruan tinggi islam yang banyak di Jogja. Di Jogja pula banyak sekali terdapat masjid masjid yang dapat digunakan secara umum.

Masjid masjid besar ini selain jumlahnya banyak juga sangat terkenal. Jika kita salah satu pemanfaat dari fasilitas umum terkadang anda risi untuk memanfaatkan fasilitas umum seperti mukena dan sajadah. Nah untuk itu Anda dapat membeli sajadah.

+62 852-2765-5050 | Grosir Sajadah Murah Jogja

Membeli sajadah tidak hanya asal membeli saja. Anda harus memilih kualitas yang paling baik dari sajadah yang akan Anda gunakan. Daripada memilih sesuatu yang belum pasti, Anda dapat mempercayakan saja kebutuhan sajadah Anda kepada Distributor Sajadah Mini.

Sajadah yang dihasilkan lebih lembut dari pada yang lain serta memiliki motif yang banyak tak hanya itu itu saja. Hasil dari jahitan yang rapi membuat sajadah Anda tidak gampang keluar benang benangnya.

Kabar baiknya lagi jika Anda memesan pada kami, anda akan mendapatkan harga yang spesial dan garansi pemakaian 5 tahun.

Wah sangat beruntung sekali bukan diberikan garansi selama itu, pemesanan hanya dengan menghubungi nomor CS Distributor Sajadah yaitu +62 852-2765-5050 via WA/SMS/TELP. Jangan sampai kehabisan ya!

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »