Shalat Istisqa - Niat, Tata Cara, dan Doa Lengkap!

Shalat Istisqa - Niat, Tata Cara, dan Doa Lengkap!

Shalat Istisqa - Agama Islam memang di kenal banyak orang sebagai agama yang dipenuhi orang - orang yang damai dan sangat mencintai Tuhannya, hal ini disebabkan karena Islam mengajarkan ke umat nya untuk selalu beribadah dan berbuat kebaikan kepada semua makhluk hidup. 

Ibadah yang dilakukan umat Islam adalah sholat, sholat pun beragam namanya dari sholat yang harus di lakukan wajib (sholat 5 waktu dan Jumat untuk yang laki laki) sampai sholat sunah atau tidak apa apa bila tidak di kerjakan, shalat juga bisa di kerjakan sebagai wadah permintaan kita jika kita menjumpai sesuatu yang tidak diinginkan semisal bencana kekeringan.

Belakang ini juga Indonesia juga telah di terpa banyak bencana alam salah satunya kekeringan, tentunya bencana ini berdampak buruk bagi para petani karena lahan tani mereka mengering hutan pun juga terkena dampaknya juga karena akan sering terjadi kebakaran yang disebabkan oleh faktor alam dan ketersengajaan oleh manusia, lalu apa yang bisa umat Islam perbuat?

Selain umat Islam bisa melakukan tawakal atau berusaha untuk mengatasi bencana kekeringan tentunya harus di selangi doa dan memohon kepada Allah SWT, dalam singkat kata umat muslim di beri pilihan untuk melakukan Shalat Sunnah Istisqa.

Apa itu Shalat Sunnah Istisqa?

Jadi  Shalat istisqa atau di dalam bahasa Arab di sebut: صلاة الاستسقا adalah salat sunah yang  dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan dan berharap agar bencana kemarau yang berkepanjangan segera usai secepatnya . Salat ini dilakukan bila terjadi  bencana kekeringan yang teramat panjang atau meminta untuk di turunkan hujan ke pada Allah SWT. 

Dalam hadits Bukhari Muslim no 956 menyatakan:

 عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ:

ذهب النبي صلى الله عليه وسلم إلى المصلى وطلب المطر فوجه القبلة فقال


Dari Abdullah ibn Zaid:

Bahwa Nabi Muhammad ﷺ pernah keluar menuju tempat shalat lalu akan melaksanakan shalat istisqa’ (meminta hujan).

Lalu Rasulullah mulai menghadap ke kiblat kemudian membalikkan posisi dari bajunya, lalu Rasulullah mulai mengerjakan shalat dua rakaat atau shalat istisqa.

Nabi Muhammad Saw selalu melakukan shalat Sunnah Istisqa dari dulu bahkan sebelum para sahabatnya mengetahui shalat ini, shalat Sunnah Istisqa dikerjakan Rasulullah di saat Mekah atau Madinah mengalami kekeringan yang panjang, jadi sholat ini di kerjakan jika bencana kekeringan melanda suatu negeri berharap untuk Allah SWT akan menurunkan karunia Nya berupa hujan,

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Istisqa

Shalat Istisqa - Niat, Tata Cara, dan Doa Lengkap!

Lalu bagaimana tata cara doa,  dan niat, Sholat istisqa? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Tentunya Sebelum melakukan berbagai shalat kita harus melafazkan niat shalat berikut niat shalat Sunnah Istisqa Bahasa Arab:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Biasanya untuk kaum yang di Landa bencana kekeringan mereka di anjurkan tidak hanya melakukan shalat Sunnah Istisqa mereka di anjurkan untuk juga berpuasa, melakukan perbuatan baik, dan bertobat untuk Allah SWT semua perbuatan tersebut harus dilakukan sebelum mereka melakukan shalat Sunnah Istisqa.

Lalu juga dianjurkan untuk seluruh kaum yang meminta hujan dan ingin bencana kemarau cepat usai mereka diminta untuk keluar rumah dan berkumpul di tempat yang lapang.

Berikut ini tata cara sholat istisqa

Shalat sunnah Istisqa terdiri dari dua rakaat, dilakukan tanpa mengumandangkan azan dan iqamah. Disunnahkan mengeraskan bacaan shalat mungkin agar doa para kaum cepat di terima Allah SWT. Pelaksanaan sholat Istisqa sama persis dengan pelaksanaan sholat Id. Rakaat pertama para jamaah harus mengumandangkan takbir sebanyak 7 kali dilanjutkan membaca ta'awudz dan doa iftitah. 

Lalu untuk pelaksanaan Rakaat kedua harus mengumandangkan takbir sebanyak lima kali dan membaca ta'awudz. Setelah sholat, khatib akan membacakan khutbah. Pada khotbah shalat Istisqa pertama di haruskan membaca istighfar sebanyak 9 kali dan pada khotbah kedua membaca istigfar sebanyak 7 kali. Ada juga Doa Setelah Sholat Istisqa Menurut riwayat para penafsir Al Qur'an Imam As-Syafi'i, Abu Dawud, dan lainnya, doa meminta hujan ialah sebagai berikut:

يا الله!  اللهم امطرنا ولا تجعلنا من اليأس  اللهم في الناس والأرض والبهائم والمخلوقات من البلاء والجهد والمشقة لا نشكو.  اللهم انبت لنا البذرة ، اقلب لنا الضرع ، واسقينا من بركات السماء ، واجعلنا ننمو من بركات الله.  اللهم ارفع عنا الجهد والجوع والعري ، وأزل عنا البلاء الذي لا يقدر أحد على كشفه.  اللهم استغفر الله لك ، فأرسل علينا الجنة بغزارة.

Artinya: Ya Tuhan!

Ya Allah, hujanilah kami dan jangan buat kami putus asa

Ya Allah, di dalam manusia, bumi, hewan dan makhluk dari kesusahan, usaha dan kesulitan, kami tidak mengeluh.

Ya Allah, tanamkan benih untuk kami, putar ambing untuk kami, beri kami air dari berkah langit, dan jadikan kami tumbuh dari berkah Tuhan.

Ya Tuhan, bebaskan kami dari stres, kelaparan, dan ketelanjangan, dan singkirkan dari kami penderitaan yang tidak dapat diungkapkan oleh siapa pun.

Ya Tuhan, mohon ampunan Tuhan untukmu, kirimkan kami surga yang berlimpah.

Itulah cara shalat istisqa, tentunya semua cara tersebut akan gagal jika manusia masih sering tidak perbanyak membaca istighfar, tidak berusaha dan selalu berbuat kejahatan karena Allah SWT menurunkan suatu bencana untuk mengingatkan manusia tentang amalan dan sisa umur mereka. sekian.

Post a Comment

0 Comments